ke3

Selasa, 24 Oktober 2017

10 Bahasa Pemograman yang biasa digunakan

PROGRAMMING LANGUAGE WAR (review)
Materi oleh Hasna Khairunnisa

10 bahasa pemrograman yang umumnya dipakai di dunia dan mendatangkan expert-expert yang memakai bahasa itu di perusahaannya.
Biasanya, kalau membahas bahasa misalnya membahas bahasa yang mana sih yang paling bagus? itu selalu berakhir dengan perdebatan tanpa akhir. Padahal sebenarnya, setiap bahasa itu mempunyai keunggulannya masing-masing dan prospek-prospek tersendiri. Dan ketika kita baru menginjak dunia pemrograman, pertanyaan yang diajuin pasti "paling bagus belajar bahasa apa ya?” Semua expert dibidang bahasa-bahasa tersebut saling berpendapat untuk mempertahankan bahasanya agar investasinya tidak habis. Bayangkan saja, kalau misalnya bahasa tertentu udah tidak ada peminatnya lagi. Bakal susah mencari developer, contoh project di github, nyari kerjaan, dll.

Review pandangan-pandangan mengenai bahasa pemrograman.
1) Scala (https://www.scala-lang.org/)
Scala adalah bahasa yang berjalan di JVM (Java Virtual Machine). Jadi, Scala temenan sama Java. Waktu pakai Scala, kita bisa import class-class yang ada di Java dan sebaliknya.
Ada beberapa teknik keren di Scala, yang unggul dari lainnya:
1 Pattern Matching: bermanfaat buat mengurangi 'if' (conditional)
2 Currying: biasa digunakan untuk file stream, jadi gak perlu buka tutup file untuk menghemat memori. Begitu juga dengan transaksi, tidak perlu ada Rollback atau Commit seperti pada biasanya
3 Trait: mirip Java interface, tapi dengan implement dan berbagai teknik keren lainnya.
Untuk framework yang biasa digunakan, discala ada yang namanya akka.io, dimana bisa digunakan disatu atau banyak mesin secara bersamaan. Jadi keunggulan utama scala itu, dia cocok dipakai di lingkungan software yang sudah punya banyak sekali user, karena ketika diperlukan untuk nambah memori atau nambah mesin, scala secara otomatis beradaptasi dengan lingkungannya. Selain itu, Apache Spark yang biasa digunakan untuk teknologi Big Data dan terkenal dengan kecepatannya menggunakan Scala. Kalau memakai Apache Spark, ukuran besar data dan besar RAM tidak berpengaruh pada kecepatan proses Big Data.
Potensi pekerjaan di Indonesia untuk bahasa Scala masih jarang, tapi cukup terkenal di luar negeri, misalnya Australia. Walaupun jarang, karena Scala dibutuhkan di perusahaan besar dengan posisi yang lumayan tinggi, jadi cukup prospektif juga untuk dipelajari. Tantangan saat belajar Scala, itu, adalah Scala cukup sulit dipahami. Scala termasuk bahasa tingkat tinggi, yang -infonya- buku pembahasannya setebal 800 halaman - hanya membahas satu bahasa.
Materi ini kemarin disampaikan oleh Bapak Jony Sugianto, Former Research Lead Engineer di Detik.com

2) Kotlin
Kotlin, pasti sudah sering denger ya. Kotlin lagi booming banget soalnya baru diangkat Google dan disupport secara penuh untuk menjadi official language di Android. Sebenernya Kotlin bukan bahasa baru. Kotlin sering disebut sebagai 'bahasa rangkuman dari Java' yang membuat syntax-syntax panjang di Java jadi terlihat lebih mudah. Kotlin dibuat oleh JetBrains, perusahaan yang develop IntellijIDEA, Android Studio. Jadi sudah klop banget sama Android.
Platform Kotlin ada JVM, JavaScript, Android, dan lain-lain. Kotlin itu 100% Java compatible. Jadi kalau misalnya kita sedang ngoding Java, lalu tiba-tiba salah ketik Kotlin, itu Java dan Kotlin masih bisa saling memahami. Mereka bisa dipakai berbarengan.  Selain kompatibel ke Java, Kotlin juga bisa di 'transpile' ke JavaScript. Jadi kalau ngoding memakai Kotlin, bisa dipakai di Java dan juga JavaScript, dua bahasa yang lagi booming sekarang.
Untuk komunitas bahasa Kotlin, di Indonesia ada kotlin.id, dan kotlin.link. Selain itu, sumber-sumber belajar bisa dari panduan yang disediakan Google, untuk develop di Android.
Dari segi teknik ngoding, Kotlin itu:
- Null safety, jadi tidak ada error nullpointerxception seperti di Java
- Mutatibility protection & Notation
- Smart Cast, bisa otomatis mengubah suatu variabel ke tipe data lainnya tanpa harus dispesifikkan tipenya saat casting.
-Coroutine
selengkapnya tentang teknis bisa dilihat di dokumentasinya Kotlin, https://kotlinlang.org/ :)
pendapat pribadi: Kotlin cocok banget buat yang lagi belajar Android, dan prospeknya cukup menjanjikan karena disupport langsung oleh Google, sehingga untuk forum dan komunitas bisa terus berkembang.
Materi ini disampaikan oleh Bapak Deny Prasetyo, Backend Engineer di Gojek

3) Go Lang
Go juga merupakan salah satu bahasa yang masih disupport oleh Google, karena dibuat langsung oleh tim Engineer di Google. Nah bedanyaa, bahasa ini lebih digunakan untuk pengembangan di Google sendiri dan biasa digunakan oleh aplikasi yang sudah punya banyak audience.
Go Lang punya logo yang lucu banget, bisa dilihat di link ini https://golang.org/
Nah, walaupun Go Lang itu dipakai diinternalnya Google, tetapi juga dipublish dan dapat dipakai secara open source. Support untuk Go Lang itu juga ada backward compatibility, artinya kalau misalkan kita pakai Go versi lama, masih bisa dipakai di lingkungan sekarang dan masih dihandle error-error versi sebelumnya oleh tim pengembangnya. Go Lang itu kelebihannya, cepat. Jadi hampir semua perusahaan yang punya banyak user di Sillicon Valley itu memakai Go, seperti misalnya Google, Facebook, dan di Indonesia ada Traveloka, Grab. Go biasa digunakan di API untuk Mobile. Basic dari bahasa Go, itu Java, C, C++.
Teknisnya, Go itu memory safe karena ada 'garbage collection' secara otomatis. Dari resource belajarnya, Google Development team sudah menyediakan banyak library dan code generator (golanglibs.com). Project-project besar menggunakan Go: Docker, Kubenetes, Hugo, dan InfluxDB. Nah, investasi terbesar buat belajar Go ini terletak di tingkat kesusahannya. Go itu lain dari bahasa pemrograman lain dan tidak direkomendasikan untuk Junior Programmer. Nanti berasap duluan kepalanya, hehe.
Materi ini disampaikan oleh Kenneth Shaw, CTO dan Founder Brankas.com, dan juga founder komunitas Go lang di Indonesia.

4) Java
Java? pasti semuanya udah kenal banget nih sama bahasa ini, hampir disetiap perkuliahan IT diajarin bahasa Java atau minimal sudah pernah kenal sama namanya, karena mirip sama salah satu pulau di Indonesia. Konon katanya pembuat bahasa ini terinspirasi dari enaknya Kopi di Jawa jadi namanya Java.
Java termasuk bahasa yang sudah lama sekali. Walaupun sulit, tapi Java sudah mendarah daging disetiap developer dunia dan sudah dikembangkan jadi bahasa-bahasa baru. Sempat ada beberapa wacana yang akan menggantikan bahasa Java, tapi nyatanya belum pernah berhasil Java tetap berdiri tegak sampai sekarang. Java terkenal dipakai di Android, JVM untuk Web Server, pengembangan machine learning, dan lain-lain. Support, library dan komunitasnya banyak sekali ditemukan. Prospek belajar Java juga sangat baik dan banyak dibutuhkan di Indonesia.
Not much to say, Java is old but gold. Meskipun agak berat dalam prosesnya dan sulit dalam pembelajarannya, tapi implementasinya mudah ditemukan di mana-mana.
Apakah Java bisa ngurangi cache? kalau ngurangin cache saya baru pernah dengar. tapi kalo dari level kesulitan, mungkin memang ya kalau ngga start dari Java atau paham dasar OOP dulu. Java sendiri, termasuk High Level Language yang memang banyak diakui bahasa pemrograman beginner populer tersusah untuk dipelajari.
Materi Java disampaikan oleh Mas Yudhi Karunia Surthan, Senior Principle SE di Blibli.com

5) JavaScript
JS juga merupakan bahasa yang lagi booming di Indonesia. Implementasinya banyak ditemukan di Web Development, misalnya AngularJS, NodeJS, MEAN Stack Framework. Kali ini khusus membahas mengenai keunggulan NodeJS.
Facebook stack tidak menggunakan go. Walaupun ada beberapa yang menggunakan untuk opensource mereka. Ex: parse (skrg udah mati). Facebook stack backend menggunakan campuran C++, Java, dan Erlang.
Untuk traveloka juga mainly menggunakan Java and beberapa plugin Scala. As I know in 2013 saat mereka develop.
Selain Web, JS juga ada di mobile: ReactJS. Ada di Server, iOT, Robotika, dll. Luas sekali cakupannya, dan sudah diimplementasikan dibanyak produk: eBay, FB, IBM, HP, Uber, LinkedIn, dll.
Personal comment: JS luas sekali dan tidak begitu susah dalam pembelajarannya. Baiknya, langsung berfokus di Framework tertentu untuk masteringnya.
materi ini disampaikan oleh mas Riza Fahmi , Cofounder dan Curriculum Director di Hacktiv8

6) Swift
Swift, terkenal sebagai bahasa untuk development di iOS. Syntax di Swift sederhana sekali, mudah dipahami sampai-sampai Apple membuat Swift Playground untuk anak-anak belajar bahasa Swift secara sederhana. Di Swift tidak ada backward compatibility, jadi versi sebelumnya yang sudah tidak disupport harus melalui beberapa proses penyesuaian untuk dapat digunakan kembali.
Swift adalah bahasa yang cepat. Lebih cepat dari Python, lebih cepat juga dari objective C (bahasa official iOS sebelumnya). Kalau bicara Swift, hampir tidak ada tandingannya, karena developer iOS masih cukup jarang dan juga bahasa yang bisa dipakai untuk develop iOS biasanya hanya yang disupport Apple saja, jadi eksklusif sekali kalau mastering bahasa Swift. Info-info yang lewat, bayaran untuk programmer iOS cukup besar di Indonesia.
Belajar bahasa Swift, mungkin terhalang oleh fasilitas yang harus debugging menggunakan perangkat Apple. Bahasa swift kabarnya juga bisa digunakan untuk develop Android, tapi harus melalui proses yang cukup rumit.
Materi Swift disampaikan oleh Deny Zakya, iOS Engineer di BBM (KDKonline)

7) Ruby
Keunggulan dari Ruby, bahasanya natural dan diklaim sangat manusiawi. Banyak metode yang bisa digunakan untuk menyederhanakan pemrograman dan menyenangkan untuk dipelajari pemula. Ruby bisa diimplementasi di Mobile, Web, bahkan Desktop.
Di Indonesia, ada komunitas friendly dari idrails.com dan slack di ruby.id/slack. Kabarnya, akan ada konferensi pemrograman ruby pertama di Indonesia di waktu dekat ini.
materi ini disampaikan oleh Didik Wicaksono, CTO Cookpad Indonesia dan RubyConf Indonesia 2017


Selebihnya, ada Python yang baik digunakan untuk implementasi Machine Learning dan juga bisa dipakai untuk Web Development, Chatbot, dan sedang booming juga walaupun merupakan bahasa yang cukup tua. Ada C# dan PHP yang tidak tersampaikan oleh saya, secara pengetahuan umum C# biasa digunakan diaplikasi Microsoft, Pemrograman mesin, desktop, dll.

Kamis, 12 Oktober 2017

Learn About UI Design & Convert It To HTML!"

Kali ini saya akan berbagi materi mengenai "Learn About UI Design & Convert It To HTML!" dengan pemateri yaitu Muhibbudin Suretno sebagai Senior Frontend Developer di ORORI.com

Apa itu UI Design? (dikutip dari Wikipedia) Desain Antarmuka Pengguna (bahasa inggris: User Interface Design) atau rekayasa antarmuka pengguna adalah desain untuk komputer, peralatan, mesin, perangkat komunikasi mobile, aplikasi perangkat lunak, dan situs web yang berfokus pada pengalaman pengguna (bahasa inggris: User Experience) dan interaksi.

Tujuan dari Desain Antarmuka Pengguna adalah untuk membuat interaksi pengguna sesederhana dan seefisien mungkin, dalam hal mencapai tujuan pengguna atau apa yang sering disebut dengan user-centered design.

Dari pengertian diatas saat ini saya akan menjelaskan beberapa langkah yang biasa saya gunakan dalam merancang sebuah tampilan (kita sebut mockup) aplikasi web atau mobile apps sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan diatas. Beberapa langkah tersebut diantaranya:
1.      Mencari suatu masalah atau sesuatu yang dapat dijadikan tema / konsep aplikasi (ideation)
2.  Mengenali lebih jauh tentang masalah tersebut _(seperti target pengguna & masalah yang dimilikinya)
3.      Menuangkan data yang sudah kita miliki kedalam sketsa
4.      Menggambar ulang sketsa tersebut kedalam bentuk mockup (high fidelity)
5.      Menerapkan bentuk mockup tadi menjadi template
Berdasarkan poin no. 5 dibagi lagi menjadi:
- Menyiapkan aset gambar (slicing design)
- Menyiapkan skeleton template
- Membuat rancangan layout sesuai mockup
- Menyesuaikan template dengan desain
- Menyiapkan template untuk kemungkinan tambahan (responsive design)
- Menambahkan efek untuk menambah daya tarik website

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari langkah-langkah diatas berhubungan langsung dengan **Product & User Research** dimana kita harus mengenali masalah yang ada disekeliling kita, memahami siapa target pengguna kita, apa yang mereka butuhkan, kenapa mereka harus memilih aplikasi kita dan lain hal sebagainya.
Mari kita mulai eksplorasi kita mengenai UI Design yang sebenarnya begitu luas, dimulai dari:
1.      Mencari suatu masalah atau sesuatu yang dapat dijadikan tema / konsep aplikasi
     Hal pertama yang harus kita siapkan sebelum membuat UI Design adalah menentukan masalah atau tema (ideation), untuk mempersingkat proses ide yang biasanya memakan waktu yang cukup lama.
    Mari kita tentukan untuk membuat aplikasi dengan ide tentang **website yang menyediakan paket wisata bagi para traveler**
      2.      Mengenali lebih jauh tentang ide yang kita dapatkan
    Dari ide yang telah kita miliki selanjutnya kita kenali lebih jauh tentang ide tersebut, disini kita asumsikan beberapa hal mengenai target pengguna kita, yaitu pria / wanita dengan umur 20 - 35 tahun tinggal di kota besar dan memiliki pekerjaan yang menyita waktu serta membuat mereka cenderung stress.
      Dengan data yang sangat simple tersebut kita dapat membuat rancangan desain dengan fokus terhadap paket-paket wisata favorite dan destinasi populer yang dapat membuat calon pengguna kita tertarik, tentunya dengan beberapa tambahan seperti travel mana saja yang bergabung dengan website kita serta apa yang traveler / pengguna lain katakan tentang servis kita yang dapat menambah rasa kepercayaan si calon pengguna lain.
      3.      Menuangkan data yang sudah kita miliki kedalam sketsa
   Dari data diatas kita mendapatkan beberapa insight dan kita dapat melanjutkan kedalam tahap mendesain sebuah sketsa yang mempresentasikan apa yang telah kita lakukan di langkah-langkah sebelumnya:
     Dari insight diatas saya telah membuat rancangan sketsa seperti berikut ini:
      

 Nah seperti inilah gambaran sketsa aplikasi dari apa yang telah didapatkan dari insight diatas
Selanjutnya akan dijelaskan maksud dari sketsa diatas
1. Bagian pertama yaitu navbar menu berisi logo aplikasi kita serta menu sebelah kanan yang berisi (Find Places, Packages, Client Say, Sign In & Sign Up)
Sedikit yang menarik pada tombol Sign Up akan kita biarakan berbeda nantinya dengan menu yg lain agar menjadi focus point atau call to action button
2. Bagian penting dari sketsa diatas yaitu form pencarian dengan tagline yang cukup besar serta beberapa link serta ornamen tambahan. Jadi ketika ada pengguna yang membuka website kita dia tahu untuk apa sebenarnya aplikasi kita ini ada.
3. Selanjutnya bagian yang berfungsi sebagai secondary action setelah form pencarian diatas, yaitu slide yang berisi destinasi-destinasi populer.
4. Bagian yang tidak kalah penting yaitu section customer review yang menjadi penambah rasa kepercayaan pengguna tentang website kita.
5. Bagian terakhir yaitu list paket travel yang kita jadikan rekomendasi untuk pengguna
6. Bagian tambahan kita tampilkan dibagian bawah seperti logo travel, menu footer, copyright serta FAQ dll.

      4.      Menggambar ulang sketsa tersebut kedalam bentuk mockup (High Fidelity)
     Disini kita dapat membuat mockup menggunakan beberapa aplikasi seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe Experience Design, Corel Draw, Inkscape, Balsamiq, MockingBot, Pencil Evolus, GravitDesigner, Sketch atau Figma atau aplikasi 2D design lain yang biasa kalian gunakan.
     Dalam contoh ini menggunakan Figma, karena tampilannya yang clean seperti sketch & yang pastinya gratis. Seperti halnya pada materi kali ini saya menggunakan Figma untuk menggambar ulang sketsa yang saya buat diatas. Tapi tentang bagaimana menggambar ulang sketsa tersebut insyaallah akan dijelaskan dilain waktu dan kesempatan.
     Dan berikut hasil gambar ulang sesuai sketsa & Insight yang kita dapatkan:
    1. Apa yang kalian baca diatas berhubungan langsung dengan proses Product & User Research yang sebetulnya bila diurutkan akan memakan waktu yang cukup lama diantaranya:
- Ideation
- User Research
- User Personas
- User Interview
- User Journey
- Storyboard
- Card Sorting
- Sketching
- Low Fidelity
- Usability Testing
- Medium Fidelity
Hingga sampai dengan proses akhir yaitu High Fidelity. Dikarenakan prosenya yang cukup lama maka diatas dirangkum dan singkat menjadi beberapa poin yaitu Ideation, User Personas, Sketching & High Fidelity yang sebetulnya masih jauh dari kata sempurna.
2. Sebetulnya ada cara yang dapat mempercepat proses-proses disini yaitu dengan Design Sprint dari Google Venture tapi saya sendiri jujur belum pernah mencoba dan apalagi menguasai hal tersebut jadi saya belum bisa menjelaskan secara detail
3. Apa yang kita bahas diatas hanya untuk membuat 1 buah tampilan landing page, jika kalian ingin membuat halaman lain maka research kalian bisa disesuaikan dengan halaman lain tersebut. Seperti bagian list product maka kalian harus tahu mengenai kebiasaan pengguna saat mereka berbelanja atau memilih sesuatu.
4. Saat membuat desain kalian dapat menggunakan aplikasi apapun sesuai selera kalian, tapi untuk yang baru belajar bisa mulai membuat dengan menggunakan kertas & pensil seperti membuat button, card, alert, menu dll. Atau jika kalian pernah membuat sketsa aplikasi kalian bisa mencari insight di pinterest, behance, dribbble serta medium.com atau website desain lain. Sebagai tambahan biasanya saya mengkombinasilan insight antara pinterst dan goodui.org
5. Untuk materi selanjutnya (belum tau kapan) akan asumsikan kalian sudah mengetahui apa itu HTML, CSS, sedikit JS dan slicing desain agar lebih mudah ketika akan menjelaskan soal Create HTML Template from Scratch!
6. Sebagai materi tambahan kemungkinan akan dibuat kedalam video dilain waktu & kesempatan, seperti mengenal apa itu SASS, membuat sketsa aplikasi serta menggambar menggunakan Figma.

Beberapa pertanyaan selama materi disampaikan:
1.      Ka, perlukah seorang UI designer mengerti tentang web component?
terus bagaimana kakak menggambarkan consistency font, color, dsb nya?
Jawab:
-          Tentunya harus, tapi terkadang ada juga UI Designer yang membuat tampilan yang cukup unique yang sebenarnya cukup impossible bagi frontend developer junior. Tapi kembali lagi hal yang unique tsb. justru menjadi tantangan bagi para frontend developer.
-          Soal konsistensi font, color dsb. bisa di lihat dari bentuk desain yang dibuat, biasanya tergantung dengan konsep, target pengguna & pasar yang di tentukan. Karena berbeda pengguna berbeda juga soal pewarnaan dll. Misal antara warna untuk pria & wanita itu berbeda, wanita cenderung ke warna yang soft seperti warna corral, violet, tosca dll. tapi untuk pria lebih ke warna yang lebih memberikan energi seperti oranye, merah & biru.

2.      Ka perlukah seorang UI desaigner mengerti tentang web com??
Jawab:
Hal-hal lainnya bergantung dari pengalaman si UI Designer tersebut

3.      ka, bagaimana menyikapi icon untuk di beberapa device (responsive). membuat beberapa ukuran icon yg berbeda, atau mengandalkan proses exporting icon di dalam aplikasi?
Jawab: Icon seperti apa ya?
misalkan selain menggunakan fontAwesome biasanya UI designer menggunakan icon dalam bentuk image, nah biasanya kk bikin icon nya dalam beberapa ukuran berbeda misalkan 32px x 32px dan 42px x 42px atau satu saja ? (best practice nya seperti apa)

4.      Terus kak klo kita belom pernah buat web sama sekali apa yang harus dikuasai kak pada font end
Jawab:
Untuk Belajar | Titi & Herlina selain dari tech stack frontend yg cukup banyak mulai dari HTML, CSS, JS (ES 5 Standar, ES6, JS Next) dsb. seorang frontend developer juga harus memiliki kepekaan terhadap warna, memahami apa itu user experience (meskipun sedikit), interaction, user behavior serta feeling in art yang lumayan
Meskipun kadang untuk saat ini Frontend Developer cenderung hanya mengerjakan tech stacknya saja, kadang saya sendiri menemukan beberapa teman yg fokus di Frontend Dev tapi secara pemahaman soal CSSnya pun masih harus di perdalam lagi
Untuk lebih lengkapnya mengenai tech stack frontend bisa dilihat disini https://github.com/kamranahmedse/developer-roadmap/

5.      khususnya untuk responsive design
jawab:
agar ukurannya bisa di setting di CSS kita?
Oh itu toh, biasanya sih saya bikin atau minta ke ui designer dalam format SVG agar lebih scalable.
Agar gambarnya tidak pecah dalam ukuran berapapun


Minggu, 30 April 2017

Sistem Informasi Manajemen

Bahan Ajar Sistem Informasi Manajemen
      1. Implementasi Etis dari IT
      2. Penggunaaan Teknologi untuk Keunggulan Kompetitif
      3. Metodologi Pengembangan Sistem
      4. Computer News in An Internasional Market Large
      5. Klasifikasi dan Organisasi Sistem Informasi
      6. Tipe Sistem Informasi
      7. Metode Analisis dan Metode Pengembangan Sistem
      8. Database dan DBMS

IMPLIKASI ETIS DARI IT
BAB I
PENDAHULUAN
1.1    LATAR BELAKANG
Teknologi ibaratnya seperti pedang bermata dua. Satu sisi dari pedang dapat digunakan untuk keperluan yang bermanfaat dan satu sisinya lagi dapat mengakibatkan hal yang negatif. Manfaat teknologi didalam sisitem informasi sudah tidak diragukan lagi karena mempunyai peran membantu organisasi beroperasi dengan efisien, efektif dan kompetitif pada saat yang sama teknologi memberikan manfaat yang positif, teknologi didalam sistem informasi dapat juga menyebabkan permasalahan etika dan politik di organisasi.
Permasalahan etika muncul karena kegiatan yang berhubungannya adalah legal atau belum diatur dalam hukum yang ada. Jika permasalahan yang ada tidak legal , maka permasalahan etika tidak akan muncul karena yang muncul adalah permasalahan hukum. Misalnya adalah tindakan menghujat presiden. Jika tindakan ini merupakan tindakan yang melanggar hukum, maka yang melakukannya akan terkena sanksi hukum dan permasalahan etika tidak akan muncul.
Kompleksitas permasalahan dalam pemanfaatan teknologi , mendorong munculnya bidang baru yang dikenal dengan nama “Etika Komputer”. Etika komputer merupakan bidang mengidentifikasi dan meneliti dampak pemakaian komputer dan teknologi informasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan seperti kesehatan,kebebasan ,demokrasi,pengetahuan, keamanan, pemenuhan diri dsb. Etika komputer juga mencakup profesional responsibility bagi para pelaku teknologi tersebut. Termasuk didalamnya, etika profesi yang mencakup kewajiban pelaku profesi dibidang teknologi informasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sesama pelaku profesi, lingkungan, masyarakat dan bahkan kewajibannya terhadap sesama umat manusia.
1.2    RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari makalah ini,antara lain:
             1. Apa implikasi dari moral, etika serta hukum dalam teknologi informasi ?
             2. Bagaimana peran etika dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ?
             3. Bagaimana penerapan kode etik dalam teknologi informasi ?
             4. Bagaimana penerapan budaya etika ?
             5. Perundangan perlindungan terhadap program komputer ?
             6. Dampak Pemanfaatan Teknologi Informasi ?
1.3    TUJUAN PENULISAN
Beranjak dari rumusan masalah di atas,adapun tujuan dari makalah ini antara lain:
             1. Untuk mengetahui implikasi dari moral,etika,serta hukum dalam teknologi informasi
             2. Untuk mengetahui peran etika dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
             3. Mengetahui  penerapan etika dalam teknologi informasi
             4. Mengetahui penerapan budaya etika
             5. Mengetahui perundangan pemanfaatan IT di Indonesia
             6. Mengetahui Dampak Pemanfaatan Teknologi Informasi.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Implikasi dari Moral, Etika, Hukum dalam Teknologi Informasi
Dalam kehidupan sehari-hari, kita diarahkan oleh banyak pengaruh. Sebagai warga Negara yang memiliki tanggug jawab sosial, kita ingin melakukan hal yang secara moral benar, berlaku etis, dan mematuhi hukum.
·         Moral
Moral dari bahasa latin “mos” yang juga berarti sebagai adab kebiasaan. Secara etimologis , kata moral sama dengan etika yaitu nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya didalam komunitas kehidupannya.
·         Etika
Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu , yang keberadaannya bisa dipertanggungjawabkan terhadap masyarakat atas perilaku yang diperbuat dan etis adalah perbuatan yang beretika baik
·         Hukum
Hukum adalah aturan formal yang dibuat oleh pihak yang berwenang, misalnya pemerintah, dimana aturan ini harus diterapkan dan ditaati oleh pihak subjek, yaitu masyarakat atau warga negara. Selama kurang lebih 10 tahun pertama penggunaan komputer dalam pemerintahan dan bisnis, tidak ada hukum yang dikeluarkan sehubungan dengan penggunaan komputer tersebut. Ini terjadi karena komputer merupakan sebuah inovasi baru sehingga perlu waktu dan usaha untuk mengenali sistem legal yang diperlukannya.
·         Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah sistem yang digunakan untuk mengacu bermacam-macam sistem dan kemampuan yang digunakan dalam pembuatan ,penyimpanan, dan penyebaran data serta informasi yang mempunyai tiga komponen utama yaitu komputer,komunikasi,dan ketrampilan.
2.2 Peran Etika dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat. Perkembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup manusia. Untuk menjadi manusia secara utuh, tidak cukup mengandalkan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu, teknologi dan kehidupan.
  Apabila manusia sudah jauh dari nilai-nilai maka kehidupan ini akan terasa kering dan hampa. Oleh karena itu, ilmu dan teknologi yang dikembangkan oleh manusia harus tidak mengabaikan nilai-nilai kehidupan dan keluhuran. Penilaian seorang ilmuan yang mungkin salah dan menyimpang dari norma, seharusnya dapat digantikan oleh suatu etika yang menjamin adanya suatu tanggung jawab bersama, yakni pihak pemerintah, masyarakat serta ilmuan itu sendiri.
2.3 Penerapan Kode Etik Dalam TI
Dalam lingkup TI, kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.
Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya , ada beberapa hal yang harus dia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan oleh klien atau user , ia dapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya (misalnya : hacker,kracker dll). Kode etik profesi informatikawan merupakan bagian dari etika profesi .
Jika para profesional TI melanggar kode etik, mereka dikenakan sanksi moral,sanksi sosial,dijauhi, di_banned dari pekerjaannya ,bahkan mungkin dicopot dari jabatannya.
2.4 Penerapan Budaya Etika
Salah satu tugas dari manajemen puncak adalah memastikan bahwa konsep etikanya menyebar di seluruh organisasi, melalui semua tingkatan dan bisa menyentuh semua pegawai. Hal tersebut dapat dicapai melalui metode tiga lapis yaitu:
a)     Menetapkan paham perusahaan
      Merupakan pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai etis yang ditegakkan perusahaan yang di informasikan kepada orang-orang dan organisasi baik di luar maupun di dalam perusahaan.
b)      Menetapkan program etika
Suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan lapis pertama. Misalnya mengadakan pertemuan untuk orientasi bagi pegawai baru dan audit etika.
c)      Menetapkan kode etik perusahaan
Setiap perusahaan memiliki kode etik masing-masing dan terkadang kode etik tersebut diadaptasi dari kode etik industri tertentu.
2.5 Perundangan perlindungan terhadap program komputer
Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman etnik/suku bangsa dan budaya serta kebudayaan dibidang seni dan sastra dengan pengembangan yang memerlukan perlindungan Hak Cipta terhadap kekayaan intelektual yang lahir dari keanekaragaman tersebut. Disamping itu, Indonesia telah menjadi anggota berbagai konvensi/perjanjian internasional dibidang hak kekayaan intelektual pada umumnya dan hak cipta pada khususnya memerlukan pengejawantahan lebih lanjut dalam sistem hukum nasionalnya.
Indonesia sendiri telah memiliki Undang-Undang Hak Cipta (UUHC) yang memberikan perlindungan atas kekayaan intelektual, termasuk didalamnya adalah progam-progam komputer. UUHC tersebut bahkan telah beberapa kali disempurnakan, yaitu mulai UU No. 6/1982 yang kemudian disempurnakan pada UU No.7 /1987, kemudian UU No.12 /1997 dan yang terakhir adalah UU No.19 /2002. Penyempurnaan dari waktu ke waktu tersebut tentu saja dalam rangka menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan perkembangan karya cipta itu sendiri.

Selasa, 25 April 2017

Cara membuat direktori di Konsole Linux

Cara membuat direktori di Konsole Linux

Contoh soal:
      A.    1. Buat directory kelas-A dalam home/multimedia
      2. Buat directori setingkat dalam kelas-A directori sekaligus A, B, C
      3. Masuk direktori A buat bertingkat direktori A sekaligus satu/dua/tiga
      4. Hapus direktori dua
      B.     1. Buat file sekarang.txt dan kemarin.txt dalam direktori kelas-A
      2. Copy kemarin.txt ke lalu.txt
      3. Ganti nama lalu.txt menjadi nama_anda.txt
      4. Copy nama_anda.txt ke direktori A
      5. Pindah file sekarang.txt ke direktori B
      C.     1. Pada sekarang.txt dengan text editor isikan “Praktikum console linux”
      2. Tampilkan isi sekarang.txt pada layar
      3. Beri hak akses file sekarang.txt
          a.       User     : rw-
          b.      Grup    : -w-
          c.       Other   : -w-

Jawaban:
      A.    1. Mkdir kelas-A
          Cd kelas-A
      2. mkdir A
          mkdir B
          mkdir C
      3. cd A
          mkdir –P satu/dua/tiga
          cd Satu
      4. rm –ir dua
          Ya
          Ya
          Ya
      B.     1. cd kelas-A
          touch sekarang.txt
          touch kemarin.txt
      2. cd..
          cd kemarin.txt lalu.txt
          cd kelas-A
      3. mv lalu.txt nama.txt
      4. cd..
          cp nama.txt A
          cd kelas-A
      5. mv sekarang.txt B
     C.     1. pico sekarang.txt
         cat sekarang.txt

         chmod 622 sekarang.txt

Metode Perancangan Basis Data

 Metode perancangan basis data secara umum dikelompokkan kedalam: 1. Preliminary Design 2. Scratching Methode 1. Preliminary Design, Cirinya...